Dua Jepretan Terakhir: Kisah Guruh Soekarnoputra Mengabadikan Kondisi Bung Karno
JAKARTA, Beritafaktanews.my.id — Pada 6 Juni 1970, Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno atau Bung Karno, genap berusia 69 tahun. Namun, hari ulang tahun itu berlangsung dalam suasana yang jauh dari kemeriahan. Sang proklamator berada dalam penahanan rumah di Wisma Yaso, Jakarta, dengan kondisi kesehatan yang dilaporkan terus memburuk.
Di tengah situasi tersebut, putranya, Guruh Soekarnoputra, datang menjenguk bersama kakaknya, Rachmawati Soekarnoputri. Kesempatan untuk bertemu sang ayah sangat terbatas. Pengawasan berlangsung ketat, bahkan pengambilan foto pun dilarang.
Namun, Guruh memiliki cara tersendiri untuk mengabadikan momen tersebut. Ia disebut menyelundupkan sebuah kamera kecil ke dalam ruangan tempat Bung Karno terbaring.
Ketika petugas tidak berada di ruangan, Guruh meminta Rachmawati duduk di samping tempat tidur ayah mereka. Dalam kesempatan singkat itu, hanya dua kali kamera dijepret.
Dua foto tersebut kemudian menjadi bagian penting dari kisah hari-hari terakhir Bung Karno. Foto itu dikabarkan beredar hingga sampai ke kantor berita internasional Associated Press (AP), sehingga masyarakat dunia dapat melihat kondisi mantan presiden Indonesia tersebut menjelang akhir hayatnya.
Lima belas hari setelah ulang tahunnya, tepatnya pada 21 Juni 1970, Bung Karno wafat.
Kisah itu juga menyebutkan bahwa Guruh dan Rachmawati kemudian diperiksa oleh Polisi Militer terkait pengambilan foto tersebut. Ketika dimintai penjelasan, Guruh dikisahkan menjawab:
“Ini kan hak saya, wong saya kan anaknya.”
Kalimat sederhana itu menggambarkan kedekatan seorang anak dengan ayahnya di tengah situasi politik yang membatasi ruang gerak keluarga sang mantan presiden.
Kisah dua jepretan tersebut mengingatkan bahwa sejarah tidak selalu tercatat melalui kamera resmi, dokumen negara, atau laporan penguasa. Terkadang, sebuah peristiwa justru diabadikan melalui kamera kecil yang dibawa seseorang demi merekam momen yang mungkin tidak akan terulang.(Red)
