Pencurian Terjadi di SMK Al-Khair Pendopo, Kerugian Capai Rp16,3 Juta

IMG-20261030-WA0021

EMPAT LAWANG, Beritafaktanews.my.id — Sebuah kejadian pencurian dilaporkan terjadi di lingkungan SMK Al-Khair, Desa Gunung Meraksa Lama, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, pada Rabu dini hari, 28 Oktober 2026. Pelapor menilai kerugian materiil akibat kejadian ini mencapai belasan juta rupiah.

 

Berdasarkan Surat Tanda Bukti Lapor Kejadian yang diterbitkan Polsek Pendopo, peristiwa diduga pencurian tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Kepala Sekolah SMK Al-Khair, Deni Purnama Sari, menceritakan bahwa ia pertama kali mendapat informasi mengenai adanya kejanggalan di sekolah saat menerima telepon dari salah satu warga sekitar pada pagi hari pukul 07.00 WIB.

 

“Saat tiba di sekolah, saya melihat ruang kantor dalam keadaan berantakan. Pintu dan jendela tampak dirusak. Setelah diperiksa, sejumlah barang milik sekolah ternyata hilang,” ungkap Deni Purnama Sari.

 

Barang-barang yang dilaporkan hilang antara lain satu unit televisi Sharp 24 inci beserta penerimanya, sembilan alat pencatat kehadiran sidik jari, peralatan kantor, kipas angin, mesin pompa air, printer, puluhan kursi plastik, dua pintu trali besi, serta satu papan tulis.

 

Total kerugian yang dialami pihak sekolah diperkirakan mencapai Rp16.300.000 (enam belas juta tiga ratus ribu rupiah). Kejadian ini kemudian dilaporkan ke kantor Polsek Pendopo untuk ditindaklanjuti.

 

Pihak kepolisian telah mencatat laporan tersebut dengan nomor: STBL/98/X/2026/SPKT/POLSEK PENDOPO/POLRES EMPAT LAWANG/POLDA SUMSEL. Kasus ini dikategorikan sebagai dugaan Pencurian dengan Pemberatan berdasarkan Pasal 477 KUHP, mengingat peristiwa diduga terjadi pada waktu malam hari di dalam bangunan tertutup.

 

Hingga saat ini belum ada penangkapan yang dilaporkan terkait kasus tersebut. Pihak sekolah berharap aparat kepolisian dapat segera menelusuri jejak pelaku dan memulihkan barang-barang yang hilang, mengingat sebagian besar peralatan yang dicuri sangat dibutuhkan untuk kelancaran kegiatan belajar mengajar di sekolah. Kami akan terus memantau perkembangan penyidikan dari pihak kepolisian.

 

Pimpinan Redaksi: H. Darwis Akbar, SH.MM.(Red)