Perkuat Mitigasi Karhutla di Sumsel, Presiden Prabowo Salurkan 20 Unit Ekskavator untuk Kodam II/Sriwijaya
PALEMBANG, beritafaktanews.my.id — Upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Sumatera Selatan terus mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyalurkan bantuan berupa 20 unit ekskavator kepada Kodam II/Sriwijaya guna memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla pada musim kemarau.
Dukungan alat berat tersebut saat ini telah didistribusikan ke satuan Kodim di jajaran Kodam II/Sriwijaya untuk dikerahkan langsung ke titik-titik rawan kebakaran. Kehadiran ekskavator ini bernilai strategis dalam percepatan pembuatan sekat bakar, penyiapan kanal air, serta pembukaan akses jalan bagi personel dan kendaraan pemadam di medan yang sulit dijangkau.
Pangdam II/Sriwijaya melalui Kapendam II/Sriwijaya, Letkol Inf Rayner D.R. Wajong, S.H., M.Han., mengapresiasi dukungan langsung dari orang nomor satu di Indonesia tersebut. Dukungan sarana ini dinilai akan meningkatkan akurasi dan mobilitas penanganan Karhutla secara signifikan di lapangan.
“Bantuan 20 unit ekskavator ini sangat strategis bagi kami di lapangan. Ini bukti nyata perhatian Presiden terhadap upaya pencegahan Karhutla di Sumsel. Dengan dukungan sarana operasional ini, kerapian mitigasi, mobilitas, serta kecepatan penanganan di titik api akan meningkat secara optimal,” ujar Letkol Inf Rayner, Selasa (8/9/2026).
Guna memaksimalkan penggunaan alat berat tersebut, Kodam II/Sriwijaya akan terus mengedepankan kolaborasi lintas sektor bersama Pemerintah Daerah, Polri, BPBD, serta instansi terkait. Sinergi yang solid dianggap sebagai kunci utama agar upaya pencegahan maupun penanggulangan bencana Karhutla berjalan efektif dan tepat sasaran.
Lebih lanjut, Kapendam menegaskan komitmen Kodam II/Sriwijaya untuk merawat dan mengoptimalkan seluruh aset bantuan tersebut demi kelestarian lingkungan. Pihaknya juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk aktif berpartisipasi menjaga lingkungan dengan tidak membuka lahan dengan cara membakar.
( R-01/R-26/WIS/Novi/Pimred BFN. )
