Geger! Cekcok Mulut Berujung Penembakan di OKI, Korban Dilarikan ke RSUD
OKI, Beritafaktanews.my.id — Cekcok mulut di depan rumah warga berujung penembakan di Dusun I, Desa Kayu Labu, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Senin (12/10/2026) malam. Seorang pria berinisial EC (28) mengalami luka tembak di bagian bokong kanan setelah diduga ditembak oleh pria berinisial R (32) menggunakan senjata api.
Hingga Selasa (13/10/2026), Polres OKI masih melakukan penyelidikan dan memburu R yang diduga terlibat dalam penembakan tersebut. Polisi juga mendalami motif kejadian serta mengidentifikasi pihak-pihak yang berada di lokasi.
Kapolres OKI AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya mengungkap kasus tersebut dan memprosesnya sesuai ketentuan hukum.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap terduga pelaku. Kami berupaya mengungkap motif serta mendalami seluruh rangkaian kejadian ini. Kami mengimbau terduga pelaku agar menyerahkan diri dan meminta masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaannya untuk segera melapor kepada kepolisian,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB di jalan poros desa, tepat di depan rumah korban. Saat itu, EC sedang duduk di depan pagar rumah bersama istrinya dan seorang saksi berinisial A.
Situasi berubah tegang ketika R datang bersama dua rekannya, masing-masing berinisial D dan RI. Korban bersama istrinya kemudian berdiri dari tempat duduk. Tak lama berselang, cekcok mulut terjadi antara EC dan R.
Di tengah perselisihan tersebut, R diduga melepaskan empat kali tembakan ke arah korban. Salah satu peluru mengenai bokong kanan EC hingga korban terjatuh.
Usai penembakan, R bersama kedua rekannya meninggalkan lokasi kejadian. Keluarga korban kemudian membawa EC ke RSUD Kayuagung untuk mendapatkan penanganan medis.
Polres OKI masih mendalami perkara tersebut untuk mengungkap motif penembakan dan menelusuri keterlibatan pihak-pihak terkait. Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi mengenai kejadian maupun keberadaan terduga pelaku agar segera melapor.
Kepolisian juga meminta masyarakat tidak berspekulasi dan menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum.
(R01-R12-BFN-RED)
