Brigjen Irwansyah Ditunjuk Jadi Wakapolda Sumsel, Pernah Jabat Kapolres Lahat
PALEMBANG, Beritafaktanews.my.id — Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol.) Irwansyah, S.I.K., M.H., C.L.A., mendapat penugasan baru sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sumatera Selatan (Sumsel). Penunjukan tersebut merupakan bagian dari rotasi jabatan di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) pada Oktober 2026.
Irwansyah ditunjuk menggantikan pejabat sebelumnya, Irjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., yang mendapat amanah baru sebagai Kapolda Sumsel.
Mutasi tersebut tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026. Rotasi ini melibatkan ratusan personel Polri, mulai dari perwira tinggi hingga perwira menengah.
Sebelum dipercaya menduduki jabatan Wakapolda Sumsel, Irwansyah bertugas di Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam).
Penugasan baru ini sekaligus membawanya kembali ke Sumatera Selatan, wilayah yang pernah menjadi tempat pengabdiannya ketika menjabat Kapolres Lahat pada 2019.
## Lulusan Akpol 1999
Brigjen Pol. Irwansyah merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1999 dari Batalyon Endra Dharmalaksana. Ia juga tercatat sebagai alumni SMA Taruna Nusantara angkatan ke-8.
Irwansyah resmi menyandang pangkat Brigadir Jenderal Polisi pada 7 Juli 2025. Dengan pangkat tersebut, ia masuk dalam jajaran perwira tinggi Polri yang memiliki pengalaman penugasan di berbagai bidang kepolisian.
Sepanjang kariernya, Irwansyah pernah mengemban sejumlah jabatan strategis, baik di tingkat kewilayahan maupun di lingkungan Mabes Polri.
Kariernya antara lain dimulai dari penugasan sebagai Wakapolres Bogor Kota pada 2012. Ia kemudian bertugas sebagai Kanit 3 Subdit 2 Dittipidsiber Bareskrim Polri.
Pada 2019, Irwansyah dipercaya menjabat Kapolres Lahat, Polda Sumsel. Selanjutnya, ia mendapat penugasan sebagai Kapolres Gunung Mas, Polda Kalimantan Tengah, pada 2021, kemudian Kapolres Murung Raya pada 2023.
Pada 2024, ia menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Kamneg Baintelkam Polri. Setahun kemudian, ia bertugas sebagai Kabaginfotek Rojianbang Lemdiklat Polri sebelum menjalani penugasan di Kemenko Polkam.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan karier Irwansyah hingga dipercaya mengemban jabatan Wakapolda Sumsel pada Oktober 2026.
## Dampingi Kapolda Jalankan Tugas Kepolisian
Sebagai Wakapolda, Irwansyah akan membantu Kapolda Sumsel dalam mengoordinasikan pelaksanaan tugas, melakukan pengawasan internal, serta memastikan kebijakan organisasi berjalan sesuai dengan pembagian tugas dan kewenangan yang ditetapkan.
Perubahan komposisi pimpinan Polda Sumsel ini diharapkan mendukung kesinambungan program kepolisian, termasuk pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Penunjukan Irwansyah juga menjadi bagian dari pergeseran sejumlah jabatan Wakapolda di berbagai daerah dalam rangkaian mutasi Polri Oktober 2026.
Selain Sumsel, rotasi tersebut mencakup jabatan Wakapolda di Sumatera Utara, Sulawesi Tengah, Banten, Aceh, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, mutasi dan penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi serta kompetensi masing-masing anggota.
“Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas,” ujar Isir dalam keterangannya, sebagaimana dikutip Tribunnews.com, Minggu (11/10/2026).
Ia berharap para pejabat yang mendapat penugasan baru segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan karakteristik wilayah masing-masing. Para pejabat juga diharapkan menjaga integritas serta menghadirkan kinerja yang profesional dan responsif.
Menurutnya, setiap pelaksanaan tugas kepolisian harus berorientasi pada pelayanan dan kepentingan masyarakat.
Dengan penugasan baru tersebut, Brigjen Pol. Irwansyah kini menjadi bagian dari jajaran pimpinan Polda Sumsel yang bertugas mendukung pelaksanaan program Kapolda dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.
(Red)
