Semak Belukar dan Tumpukan Ban Bekas Picu Api Cepat Membesar, Enam Damkar dan Delapan Water Truck Dikerahkan

IMG-20260810-WA0003

KEBAKARAN HEBAT LANDA EKS WORKSHOP PTBA DI PIT 2 BANKO

 

MUARA ENIM, beritafaktanews.my.id — Kebakaran hebat melanda areal eks Workshop BKPL di Pit 2 Banko PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

 

Api dengan cepat membesar setelah membakar semak belukar yang berada di sekitar tumpukan ban bekas. Kondisi tersebut membuat petugas gabungan harus mengerahkan kekuatan penuh agar kobaran api tidak merambat ke area lainnya.

 

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra melalui Kasi Humas AKP RTM Situmorang mengatakan, kebakaran terjadi di area yang saat ini menjadi workshop PT BAK.

 

“Api diketahui sudah membesar dari arah semak-semak yang banyak terdapat ban bekas yang sudah tidak terpakai. Setelah mengetahui kejadian tersebut, saksi langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran,” ujar Situmorang, Minggu (9/8/2026).

 

Respons cepat langsung dilakukan. Sekitar 15 menit setelah laporan diterima, petugas gabungan dari PT Bukit Asam, PT SBS, PT PPA dan PT PIM tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.

 

Sedikitnya enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Selain itu, delapan unit water truck berkapasitas masing-masing 18.000 liter turut diturunkan untuk mempercepat pemadaman sekaligus proses pendinginan.

 

Petugas menghadapi tantangan berupa semak belukar dan tumpukan ban bekas yang berada di sekitar lokasi. Material tersebut dinilai berpotensi membuat api kembali membesar dan merambat ke kawasan lain.

 

Untuk mengantisipasi hal tersebut, PTBA mengerahkan dua unit excavator guna membuat tanggul di sekeliling areal yang terbakar.

 

“Petugas membuat tanggul di sekeliling areal yang terbakar dengan menggunakan dua unit alat berat excavator,” jelas Situmorang.

 

Pembuatan tanggul dilakukan sebagai langkah pembatasan agar kobaran api tidak bergerak ke area lainnya.

 

Setelah berjibaku memadamkan api, petugas gabungan akhirnya berhasil menjinakkan kebakaran. Proses kemudian dilanjutkan dengan pendinginan dan pemantauan guna memastikan tidak terdapat bara maupun titik api baru.

 

“Petugas gabungan langsung melakukan pemadaman dan upaya pembatasan agar api tidak menyebar. Dengan dukungan armada Damkar, water truck dan alat berat, api akhirnya dapat dipadamkan,” katanya.

 

Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Polisi juga menyebut tidak terdapat kerugian material.

 

Meski api telah berhasil dipadamkan, petugas bersama pihak terkait masih melakukan pemantauan di lokasi pascakebakaran. Pemantauan dilakukan terutama di sekitar semak belukar dan tumpukan ban bekas yang berpotensi menyimpan bara.

 

“Petugas bersama pihak terkait terus melakukan pemantauan terhadap kondisi lokasi pascakebakaran guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali,” pungkas Situmorang.

 

(R01-R12-Red)