Dispusarda Metro Resmikan Titik Koleksi Buku Digital, 4.200 Judul Buku Bisa Diakses Lewat QR Code

IMG-20261101-WA0009

METRO, Beritafaktanews.my.id – Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusarda) resmi meresmikan fasilitas Titik Koleksi Buku Digital (E-Book) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Peresmian berlangsung di Taman Merdeka Kota Metro, Minggu (1/11/2026).

 

Kehadiran fasilitas tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Metro dalam memperluas akses literasi masyarakat sekaligus menghadirkan layanan perpustakaan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

 

Titik Koleksi Buku Digital ini dirancang sebagai sarana pelayanan literasi berbasis teknologi. Melalui fasilitas tersebut, masyarakat dapat mengakses ribuan koleksi buku hanya dengan memindai QR Code menggunakan telepon pintar (smartphone).

 

4.200 Judul Buku dan 4.300 Eksemplar Digital

 

Dalam implementasinya, masyarakat dapat memanfaatkan layanan melalui platform digital yang telah disediakan Dispusarda Kota Metro.

 

Saat ini, platform tersebut telah memuat sebanyak 4.200 judul buku dengan total lebih dari 4.300 eksemplar digital. Koleksi tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai sumber pengetahuan, bahan pembelajaran, maupun referensi bacaan.

 

Sistem peminjaman buku digital juga telah dilengkapi mekanisme layanan otomatis. Setiap pengguna mendapatkan waktu peminjaman selama tujuh hari. Setelah masa peminjaman berakhir, koleksi yang dipinjam akan dikembalikan secara otomatis ke dalam sistem sehingga dapat diakses kembali oleh pengguna lainnya.

 

Dukungan CSR Bank Lampung

 

Program penyediaan fasilitas literasi digital tersebut terlaksana melalui kolaborasi Pemerintah Kota Metro dengan dunia usaha.

 

Melalui program CSR, Bank Lampung memberikan dukungan sarana dan prasarana guna meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperluas akses literasi digital bagi masyarakat.

Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menghadirkan fasilitas publik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Wali Kota Metro Dorong Peningkatan Fasilitas Publik

Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyediaan infrastruktur dan fasilitas publik yang berkualitas merupakan salah satu komitmen utama Pemerintah Kota Metro dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

 

Fasilitas Titik Koleksi Buku Digital ini juga melengkapi sarana literasi digital luar ruang yang sebelumnya telah tersedia, seperti Pojok Baca Digital (POCADI) di kawasan Taman Merdeka.

 

Harapkan Dukungan Penuh Pemerintah Kota

 

Dengan hadirnya fasilitas Titik Koleksi Buku Digital tersebut, diharapkan Pemerintah Kota Metro dapat memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan dan keberlanjutan program literasi digital.

 

Dukungan tersebut dinilai penting, baik melalui penguatan sarana dan prasarana, penambahan koleksi buku digital, maupun sosialisasi secara berkelanjutan kepada masyarakat agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal.

 

Selain itu, program ini diharapkan tidak sekadar menjadi fasilitas pelengkap di ruang publik, tetapi juga mampu mendorong tumbuhnya budaya membaca, meningkatkan minat literasi, serta memperluas akses pengetahuan bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda di Kota Metro.

 

Keberlanjutan program ini tentunya membutuhkan perhatian dan komitmen pemerintah daerah agar fasilitas yang telah dibangun melalui dukungan CSR tersebut dapat terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang.

 

Taman Merdeka, Ruang Publik dan Literasi Masyarakat

 

Taman Merdeka merupakan salah satu taman tertua dan paling populer di Kota Metro. Berlokasi di pusat kota, tepatnya di titik nol kilometer, Jalan AH Nasution, Kelurahan Imopuro, Kecamatan Metro Pusat.

 

Selain menjadi ruang terbuka hijau, taman tersebut juga menjadi pusat aktivitas sosial masyarakat. Kawasan ini terbuka selama 24 jam dan dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis.

 

Dengan hadirnya fasilitas koleksi buku digital, Taman Merdeka diharapkan semakin berkembang sebagai ruang publik yang tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga pusat kegiatan edukasi dan literasi masyarakat.(Rza)