BANGUNAN BERSEJARAH TAMBANG TANJUNG ENIM SAKSI BISU KEJAYAAN BATUBARA SUMATERA SELATAN
PALEMBANG, Beritafaktanews.my.id — Pernah melihat bangunan tua ini? Tahukah kamu, sejak kapan tambang batubara Tanjung Enim mulai beroperasi?
Bangunan industri tua dengan dinding seng berkarat dan lori-lori yang masih berada di atas rel ini menjadi pengingat perjalanan panjang pertambangan batubara di Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Sejarahnya dimulai pada tahun 1919. Pada masa pemerintahan kolonial Belanda, tambang terbuka di Air Laya mulai beroperasi. Kemudian, pada 1923, penambangan bawah tanah mulai dilakukan, sedangkan produksi batubara untuk kepentingan komersial dimulai pada 1938.
Bayangkan, lebih dari satu abad perjalanan sejarah telah berlalu. Dahulu, kawasan ini menjadi bagian penting dari kegiatan pertambangan dan pengangkutan batubara. Lori-lori di atas rel menjadi gambaran bagaimana hasil bumi Sumatera Selatan diangkut untuk memenuhi kebutuhan energi pada masanya.
Kini, bangunan dan lori tua seperti yang terlihat dalam foto ini mengingatkan kita pada masa ketika aktivitas pertambangan masih menggunakan sarana dan teknologi yang berbeda dari sekarang.
Sayangnya, kejayaan sebuah kawasan industri bisa berlalu, tetapi nilai sejarahnya jangan sampai hilang.
Menurut kamu, apakah bangunan bersejarah seperti ini perlu dilestarikan menjadi museum atau kawasan wisata sejarah pertambangan?(Red)
