Rumah Kayu Milik Petani di Ulu Musi Ludes Terbakar, Kerugian Rp50 Juta

IMG-20260821-WA0003

EMPAT LAWANG, beritafaktanews.my.id — Satu unit rumah kayu milik Najamudin (70), petani warga Desa Air Kelinsar, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, ludes terbakar, Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

 

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.

 

Kebakaran pertama kali diketahui dua warga, Sahidi (63) dan Firdaus (61). Saat melintas di sekitar lokasi, keduanya melihat kobaran api dari rumah korban yang ketika itu dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya.

 

Kedua saksi kemudian berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar berdatangan dan bergotong royong melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia.

 

Namun, kondisi rumah yang sebagian besar terbuat dari papan kayu membuat api dengan cepat membesar dan menghanguskan hampir seluruh bangunan.

 

Menerima laporan kejadian, personel Polsek Ulu Musi Polres Empat Lawang langsung mendatangi lokasi. Polisi melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan pendataan terhadap korban.

 

Berdasarkan pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu hubungan arus pendek listrik atau korsleting. Polisi juga tidak menemukan indikasi awal adanya unsur kesengajaan.

 

PS. Kapolsek Ulu Musi IPTU Arsan Fajri mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan TKP dan berkoordinasi dengan unsur Forkopimcam serta Kepala Desa Air Kelinsar.

 

“Kami telah melakukan pengecekan TKP, pendataan terhadap korban dan saksi serta berkoordinasi dengan unsur Forkopimcam dan Kepala Desa Air Kelinsar. Kami juga berkoordinasi dengan pihak PLN Unit Pendopo untuk membantu memastikan penyebab dari sisi instalasi kelistrikan,” ujar Arsan.

 

Ia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi instalasi listrik di rumah, terutama bangunan yang telah berusia lama dan belum pernah dilakukan pemeriksaan atau peremajaan instalasi.

 

“Pemeriksaan kabel, stop kontak dan perangkat listrik secara berkala penting dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya korsleting,” katanya.

 

Selain faktor kelistrikan, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau karena kondisi kering dapat mempercepat penyebaran api.

 

Polsek Ulu Musi juga mengingatkan warga agar segera melaporkan apabila mengetahui adanya kebakaran sehingga petugas dapat melakukan penanganan sedini mungkin.

 

Hingga laporan ini diterbitkan, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Ulu Musi terpantau aman dan kondusif. Polisi bersama pihak terkait terus melakukan koordinasi terkait penanganan pascakebakaran.

 

Musibah yang menimpa keluarga Najamudin menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak mengabaikan kondisi instalasi listrik dan selalu memastikan perangkat kelistrikan dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah. (Red)